Memasuki hari kedua, workshop berfokus pada praktik langsung penyusunan modul ajar. Dengan pendampingan intensif dari Ibu Kepala Sekolah, bapak dan ibu guru mulai mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan kemampuan literasi dan numerasi ke dalam pembelajaran, serta mengaitkannya dengan isu-isu lingkungan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik.
Pada sesi ini, guru-guru didorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berhitung, berpikir logis, serta menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan. Ibu Crysna Rhany Ningrum, S.Kom. memberikan masukan konstruktif, evaluasi, dan contoh penerapan modul ajar yang efektif, sehingga peserta workshop dapat menyempurnakan rancangan yang telah dibuat.
Diskusi kelompok dan presentasi hasil sementara menjadi bagian penting dalam kegiatan hari kedua. Melalui proses ini, guru saling bertukar ide, memberikan umpan balik, dan memperkaya wawasan satu sama lain. Workshop hari kedua berlangsung dengan suasana produktif dan inspiratif, mencerminkan semangat profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
